#

Muhammadiyah sebagai Gerakan Islam tertua dengan semangat dakwah dan tajdid serta kekayaan jaringan amal usaha dan pengorganisasian yang relatif mapan, memiliki kewajiban iman (Ilahiyah) untuk berperan aktif dalam pengembangan peradaban global tersebut. Panggilan moral Muhammadiyah tersebut tiada lain untuk mempertinggi fitrah ketuhanan dan martabat kemanusiaan yang berorientasi pada nilai dasar penegakan HAM, perbaikan lingkungan hidup yang berkelanjutan, good governance, keadilan gender, demokrasi, dan tata kehidupan yang mengandung serba kebajikan yang bermuara pada pencerahan peradaban.

Persoalan lingkungan merupakan hak asasi manusia (HAM), sehingga pendekatan yang harus dikembangkan dalam penyelesaiannya pun harus berdasar berbagai multi aspek, termasuk pendekatan pendidikan dan keagamaan. Oleh karenanya, diperlukan langkah terpadu berbasis masyarakat untuk melakukan aksi bersama (interfaith action) antar berbagai komponen masyarakat, terutama komunitas beragama. Sikap dan perilaku terhadap lingkungan sesungguhnya menunjukkan kualitas iman seseorang sehingga memelihara lingkungan hidup merupakan bagian dari iman. Kesadaran manusia akan pentingnya lingkungan dan kebersamaan menjaganya menjadi sebuah kebutuhan.

Senasib dan sepenanggungan dalam menghadapi permasalahan lingkungan di antara semua pemeluk agama menjadi modal dasar untuk membangun Gerakan Lingkungan Lintas Agama dalam upaya penyelamatan lingkungan. Sebagai sebuah gerakan, maka kita harus memanfaatkan alam yang tidak eksploitatif (tidak berlebihan) dan sekaligus melakukan konservasi adalah wujud syukur atas karunia-Nya, bertindak yang bijak terhadap alam-lingkungan dalam harmonisasi hubungan dengan alam untuk mencapai Sistem Kesetimbangan Alam (Natural Equilibrium System), mengembangkan dan memanfaatkan teknologi yang berdamai dengan alam, memulai dari diri sendiri, keluarga dan masyarakat serta mari kita mulai dari tempat ibadah, melakukan aksi atau gerakan peduli lingkungan secara bersama karena sesungguhnya MANUSIA BERSAUDARA DALAM RUMAH YANG SAMA, membuat kebijakan, pengendalian dan penegakannya bagi pemerintah, saling berkomunikasi dan tukar informasi dalam kegiatan pengelolaan lingkungan secara bersama.

Muhammadiyah melalui Majelis Lingkungan Hidup telah mengaplikasi program-program konkrit untuk penyelamatan lingkungan seperti Sekolah Sungai Muhammadiyah (SSM), Sekolah Sedekah Sampah, KKN Tematik Lingkungan Hidup, Gerakan Shodaqoh Sampah berbasis Masjid, Sekolah Lingkungan & Tangguh Bencana, Pengelolaan Gedung Ramah Lingkungan, Pengembangan Pengelolaan Hutan Pendidikan, Gerakan Menanam Pohon Produktif, Pengolahan Sampah Plastik menjadi Coneblock/kursi/meja taman, Gerakan Hijau Masjidku dan Bersih Udaraku (eco masjid), Gerakan Pemanenan Air Hujan, Lubang Biopori, Biogas dan Sumur Resapan di Pesantren (eco pesantren), Sekolah Memanen Air Hujan, Sekolah Kehidupan bagi Anak Negeri.

Pengelolaan lingkungan hidup adalah upaya terpadu untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup yang meliputi kebijaksanaan penataan, pemanfaatan, pengembangan, pemeliharaan, pemulihan, pengawasan, dan pengendalian lingkungan hidup adalah menjadi tugas bersama (hts).

Related Article

View More

Comment

© Majelis Linkungan Hidup Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2018