#News

#

MLH PWM Kalsel Dirikan Arboretum Tanaman Buah Lokal Lahan Basah

Barito Kuala—lingkunganmu.com— Sebagaimana dilansir pada 1 Januari 2014 dilakukan asesment oleh tim ahli International Union for Conservation of Nature (IUCN) terhadap keberadaan Tanaman Pohon Kasturi (mangifera casturi) di alam liar yang kemudian dipublikasikan 2016 oleh Lembaga Konservasi Internasional bahwa Kasturi, yang merupakan flora ikon Provinsi Kalimantan Selatan dinyatakan punah di alam atau Extinct in the Wild (EW). Untuk itulah Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PWM Kalimantan Selatan bekerjasama dengan stakeholders terkait mendirikan “Arboretum Tanaman Buah Lokal Lahan Basah”. Acara ini ditandai dengan penanaman pohon Kasturi di kawasan lahan basah Anjir Muara Kabupaten Barito Kuala (8/2/2020). 

Zulfa Asma Vikra, Ketua MLH PWM Kalsel menjelaskan bahwa “Bagaimana mungkin kita tidak tahu, kalau flora maskot kebanggaan Kalimantan Selatan sampai dinyatakan punah di alam liar oleh lembaga konservasi internasional sejak tahun 2016. Jujur saya terkejut dan tersentak mendengar hal tersebut. Untuk itulah pada peringatan Hari Menanam Nasional 2019 lalu, saya bersama teman-teman komunitas lingkungan mencanangkan giat tanam pohon Kasturi untuk melestarikanya”.

Lebih lanjut Zulfa Asma Vikra, yang juga Anggota DPRD Provinsi Kalsel ini menegaskan “Pohon Kasturi yang berbuah sangat harum adalah tumbuhan lokal asli Kalimantan Selatan ini keberadaannya sekarang ditinggalkan masyarakat tetapi dinanti buahnya, tidak hanya manusia tetapi binatang seperti burung juga menyukai buah yang satu ini. Oleh karena itu, MLH PWM Kalsel bekerjasama dengan stakeholders terkait membangun dan mendirikan Arboretum Tanaman Buah Lokal Lahan Basah di Kabupaten Barito Kuala”, tegas akademisi yang penggiat lingkungan.

Zulfa Asma Vikra sangat berharap bahwa Arboretum dimaksud bisa menjadi kawasan percontohan tanaman buah lokal yang langka, khususnya pohon Kasturi di kawasan lahan basah. Adapun tujuannya selain untuk pelestarian juga untuk edukasi, riset serta wisata peminat khusus. Selain itu gerakan pendirian Arboretum ini sebagai suatu kesempatan yang sangat baik untuk mengajak berbagai pihak baik perusahaan swasta maupun perusahaan BUMN untuk berperan aktif dalam penyelamatan keanekaragaman hayati.

Arboretum adalah suatu tempat yang digunakan untuk mengumpulkan atau mengoleksi tanaman atau tumbuhan. Arboretum juga merupakan salah satu lingkungan yang didalamnya menjadi tempat atau habitat bagi beberapa makhluk hidup (fauna). Arboretum juga bisa disebut sebagai Botanical garden (kebun botani) atau hutan buatan yang ditujukan untuk tempat pelestarian dan penelitian. Di dalam Arboretum sendiri terbentuk berbagai macam ekosistem yang dijadikan sebagai habitat atau tempat hidup bagi macam-macam hewan. Fungsi Arboretum sendiri tidak hanya sebatas mengoleksi tanaman, tapi juga terdapat fungsi hidrologi, perputaran siklus biogeokimia, siklus nitrogen, dan lainnya. Sehingga arboretum menjadi suatu lahan atau tempat yang menarik untuk di kaji dari segi ekologi dan dari segi penelitian (dapat berfungsi sebagai laboratorium alam).

Terdapat berbagai kegiatan yang dapat dilakukan di Arboretum berkaitan untuk meningkatkan “edukasi ekologi”, dengan menyediakan program-program yang memacu pengunjung untuk lebih mengenal lebih dekat alam beserta isinya. Salah satu program yang dibuat adalah program cinta lingkungan, program cinta tanaman, dan program cinta hewan (ddp).

© Majelis Linkungan Hidup Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2018