#

Sorong (lingkunganmu.com) --Kemah Lingkungan Hidup yang diikuti oleh Ortom Muhammadiyah se-Kabupaten Sorong, mahasiswa UNIMUDA dan siswa SMA/SMK/MAM se-Kabupaten dan Kota Sorong neneriahkan Rapat Kerja Wilayah Regional Indonesia Timur yang berlangsung di Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong Papua Barat 21-23 Nopember 2018.

Acara Kemah LH berlangsung selama tiga hari penuh diisi dengan kegiatan-kegiatan yang langsung berhubungan dengan memecahkan permasalahan lingkungan hidup, seperti Pelestarian hutan tropis, aksi pungut sampah, penanaman pohon, kampanye lingkungan hidup, dan games-games tentang lingkungan hidup yang menarik bagi peserta kemah.

Acara Rakorwil MLH Indonesia Timur ini diikuti peserta utusan dari MLH PWM Maluku, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua dan Papua Barat dan MLH PDM Kabupaten dan Kota Sorong. Acara ini juga dihadiri oleh Drs. Ade Palguna Ruteka, Kepala Pusat Perencanaan dan Pngembangan SDM Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Bupati Sorong serta PP Muhammadiyah.

Pro. Dr. Ir. Muhjidin Mawardi, M.Eng., Ketua MLH PP Muhamadiyah memaparkan bahwa “ada tiga akar permasalahan lingkungan yang terjadi hingga saat ini, yakni pertama, cara pandang (mind set) manusia terhadap kemajuan sains dan teknologi. Kedua, pandangan materialistic-kapitalistic dan perilaku koruptif yang sangat dominan mewarnai pemanfaataan sains dan teknologi untuk eksploitasi sumberdaya alam. Sains dan teknologi sering dibenturkan dengan agama, bahkan kehadiran dan keberadaan alam sebagai makhluk ciptaan Allah SWT dianggap tidak ada hubungan dengan sains dan teknologi. Banyak saintis dan pengembang teknologi yang menolak kehadiran dan campur tangan Tuhan. Dan yang ketiga adalah munculnya era globalisasi dengan berbagai komponennya. Globalisasi ini pada dasarnya merupakan kelanjutan dari era kapitalisme dan kolonialisme dengan ciri liberalisasi di segala bidang yang dipaksakan melalui peraturan atau program secara structural”, tegas Guru Besar UGM ini.

Di akhir sambutanya Muhjidin berharap bahwa Rakowil MLH Indonesia Timur ini dapat dijadikan sebagai ajang konsolidasi organisasi dan sosialisasi Program Kerja MLH PP Muhammadiyah, Sinkronisasi dan Pengembangan Program Kerja MLH pada semua level infrastrukturnya. Kami berharap melalui program-program tersebut dapat semakin masif “Gerakan Muhammadiyah Menyejukkan Bumi” dari tingkat pusat hingga cabang dan ranting.

Sementara itu Dr. Rustamadji, M.Pd., Rektor UNIMUDA menandaskan bahwa “hanya ada satu jawaban setiap saya ucapkan yakni “menyenangkan”. Lingkungan Hidup (menyenangkan), Kebersihan (menyenangkan), Keindahan (Menyenangkan), Kampus Sejuk (menyenangkan), mari bersama-sama kita wujudkan”.

Drs. Ade Palguna Ruteka, Kepala Pusat Perencanaan dan Pengembangan SDM Kementrerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menegaskan bahwa "Program-program pembangunan harus terimplementasi di tingkat tapak dan peran strategis Lingkungan Hidup agar nyaman dan baik untuk ditinggali tidak bisa hanya tanggungjawab KLHK saja tetapi peran serta masyarakat senantiasa sangat diharapkan”. (ht)

Related Article

View More

Comment

© Majelis Linkungan Hidup Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2018