#

Malang—lingkunganmu.com Pimpinan Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah memaparkan bahwa “Bumi ini sedang sakit akibat terjadinya berbagai kerusakan  lingkungan, sehingga menjadi bencana  bagi kehidupan  makhluk yang tinggal di dalamnya, termasuk manusia. Indikatornya bias dilihat dari Bencana Lingkungan berupa banjir yang semakin besar dan meluas, erosi, tanah longsor, perubahan iklim, kekeringan, krisis pangan dan energi,  kerusakan dan kepunahan spesies tumbuhan dan hewan tertentu,  ledakan hama dan penyakit tanaman dan hewan”. Demikian menurut Dr. M. Nurcholis yang mewakili MLH PPM dalam acara Sarasehan Nasional dan Pembentukan Lembaga Bantuan Hukum Muhammadiyah (LBHM) yang diadakan Majelis Hukum dan HAM (MHH) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Aula BAU Universitas Muhammadiyah Malang, Jumat (30/11/18).

Pembangunan  berasal dari kata membangun yaitu memperluas atau lewat pertumbuhan atau mengembangkan suatu menjadi lebih luas, membuat lebih aktif, lebih maju. Pembangunan sinonim umumnya adalah lebih tumbuh maju.   Sedangkan berkelanjutan dimaksudkan untuk mempertahankan atau untuk memperpanjang umur. Jadi pembangunan berkelanjutan adalah pertumbuhan yang berkepanjangan atau berkelanjutan.

Menanggapi hal tersebut Dosen UPN Yogyakarta ini menambahkan bahwa “Perlu adanya perubahan dunia ekonomi untuk mengurangi kerusakan lingkungan dan mengurangi kerugian-kerugian sosial, sehingga istilah sustainable menjadi populer dan sesuai makna, maksud dan tujuannya. Kebijakan pembangunan yang berdampak pada  pemiskinan masyarakat di semua lini kehidupan baik di bidang pangan, kelautan, pertambangan, lingkungan, hutan, dan lainnya perlu diamati secara kritis sehingga melahirkan kebijakan publik yang adaptif dan berpihak kepada masyarakat serta berkesinambungan. Untuk itu, diperlukan review menyeluruh terhadap Kebijakan Pemerintah yang terkait dengan lingkungan hidup dam revisi serta pemaduan kebijakan pemerintah (pusat dan daerah) dan berorientasi kepada kepentingan masyarakat”, tandasnya.

Muhammadiyah sebagai orgnisasi gerakan amar ma’ruf nahi munkar berperan dalam mengelola lingkungan yang berkeadilan dan ramah lingkungan meliputi dua objek yakni, Penguatan internal warga muhammadiyah dalam memahami hak, kewajiban dan peran dalam hubungannya dengan pengelolaan lingkungan serta melakukan pendekatan terhadap pihak eksternal dari berbagai aspek dalam pengelolaan lingkungan. (ddp)

Related Article

View More

Comment

© Majelis Linkungan Hidup Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2018