#

Jogyakarta—lingkunganmu.com--Pemerintah Kota Jogjakarta memberikan anugerah penghargaan Kalpataru bidang Penyelamatan Lingkungan kepada Sekolah Sungai Code di Ruang Adipura, Selasa 30 Juni 2020.

Penghargaan diterima oleh pengelola Sekolah Sungai Code Drs Totok Pratopo yang juga menjabat Ketua MLH PWM DIY/Ketua komunitas Pemerhati Kali Code serta Harris Syarif Usman, SH., M.Kn yang juga sebagai Sekretaris MLH PDM Kota Jogja/Sekretaris Pemerhati Kali Code/Ketua Asosiasi Sungai Jogjakarta.    

Apresiasi ini diberikan karena Sekolah Sungai Code yang didirikan/dilaunching pada Selasa 13 Oktober 2015 di Aula Masjid As-Salam Jetisharjo Cokrodiningratan Jogjakarta dengan dihadiri oleh Prof. Dr. Suratman (Wakil Rektor UGM), Kepala BPBD DIY, DLH Kota dan DIY, akademisi, komunitas sungai serta pejabat terkait lainnya.

Berbagai kegiatan Sekolah Sungai Code telah dilakukan seperti penyusunan modul Sekolah Sungai, penyusunan metode dan kurikulum Sekolah Sungai bersama akademisi UGM (14 dan 15 oktober 2015), kemudian berturut-turut diselenggarakan sarasehan pemetaan kebencanaan bersama BNPB dan BPBD di Mergangsan, Sariharjo Ngaglik Sleman, Jongkang Sungai Boyong, Wirogunan, Prawirodirjan dan kelurahan-kelurahan di sepanjang Kali Code dan Boyong.

Sejak tahun2016 sampai sekarang kegiatan Sekolah Sungai banyak menerima kunjungan untuk belajar terkait penataan Sungai Code, mitigasi, memanen air hujan, sempadan, sanitasi, mata air, aset sungai, permukiman dan lain sebagainya dari pelajar TK, SD, SMA, Mahasiswa, akademisi, birokrat, komunitas-komunitas dan Guru baik dari dalam maupun luar negeri.

Sekolah Sungai Code ini telah direplikasi dan diterapkan secara nasional oleh BNPB di berbagai Kota/Kabupaten di Indonesia. Bahkan dua pengelola Sekolah Sungai Code tersebut diangkat sebagai Fasilitator Nasional BNPB terkait Restorasi Sungai dan Mitigasi kebencanaannya.

Tujuan dari kegiatan Sekolah Sungai Code ini adalah memberikan edukasi tentang sungai kepada masyarakat terkait kelestarian  sungai dengan berbagai pengetahuan lewat leason learning dan praktik di lapangan secara langsung (hr).

Related Article

View More

Comment

© Majelis Linkungan Hidup Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2018