#

Pembangunan Hutan Kota sudah menjadi kewajiban untuk menyelamtakan ecosystem kota dan membuat kehidupan seluruh penghuni kota termasuk burung, anggrek, binatang lain dapat hidup dengan nyaman didalam kota.

Kota akan merupakan daerah ekowisata yang dapat dinikmati karena kesejukan keindahan dan kenyamanan dan lengkapnya kota dengan hutan yang terdiri dari tanaman dan hewan maupun burung yang hidup berdampingan. Ditengah usaha membuat indah dan sejuknya kota seharusnya juga dapat dibarengi dengan pengaturan dan penyadaran akan pentingnya Gerakan mengurangi polusi baik dengan tanaman yang mengurang polutan maupun dengan mengurangi jumlah kendaraan yang mengeluarkan polutan serta Gerakan Sadar Lingkungan dengan membayar kontribusi langsung baik dari pembeli kendaraan bermesin yang menggunakan bahan baker pemanas bumi dan pengeluar polutan serta tanggungjawab penghasil mobil dan penghasil gas atau bahan bakar yang memanaskan kota dan bumi.

Kota yang hijau adalah kota yang bukan sekedar hijau tetapi kota tersebut mampu menunjukkan ciri-ciri sebagai berikut :

  1. Kesejukan Kota tersebut dapat dirasakan oleh semua orang ketika memasuki kota tersebut juga dapat dirasakan oleh penduduk didalam kota tersebut.
  2. Semua pejalan kaki, pengendara motor dan sepeda merasakan kesejukan pada saat memasuki kampus.
  3. Semua satwa burung dls dapat hidup dengan nyaman dan berkembang biak di kota karena tersedia ecosystem yang cocok dengan biji-bijian yang tersedia didalam kota.
  4. Semua kendaraan dan sopir atau tamu dan mahasiswa para penjual keperluan masyarakat kota dapat dengan nyaman menunggu di bawah keteduhan pohon-pohon dikampus dengan tenang dan aman.
  5. Di zona-zona tertentu kota dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan satwa liar seperti kijang dan penghasil pangan seperti pangan dibawah tegakan misalnya ganyong, garut, gembili dls
  6. Tempat belajar dan diskusi yang nyaman bagi penduduk kota
  7. Koleksi tanaman langka Nusantara
  8. Ekowisata bagi penduduk dari kota dan luar kota 
  9. Tempat pendidikan anak-anak TK, SD, SLTP, SLTA maupun sumber bahan praktek mahasiswa.
  10. Pohon dapat merupakan investasi bagi penduduknya.
  11. Pohon dapat dimanfaatkan untuk mempertahankan kelembaban kota
  12. Pohon dan tegakan dapat dimanfaatkan sebagai penambah permukaan air tanah didalam kota.

Strategi Pengumpulan Dana dari penduduk kota selain dari ketersediaan dana yang ada.

  1. Dari pembeli kendaraan yang baru dan lama. Disebutkan bahwa semua pemakai kendaraan adalah penghasil emisi gas dan semakin memanaskan kota dan menjadi kewajiban  yang mutlak bagi pengendara untuk memberikan dana penghijauan kota.
  2. Produsen mobil harus memberikan kontribusi terhadap setiap jumlah kendaraan yang terjual karena berkontribusi terhadap pemanasan kota dan bumi.
  3. Pertamina, Pertambangan batu bara jelas merupakan komponen industri yang harus lebih banyak membayar bagi pemulihan kesejukan kota dan Negara.
  4. Penduduk yang sadar bahwa menanam pohon akan menghasilkan kekayaan dan kemakmuran dapat memberikan saham yang diatur oleh Negara agar mereka mempunyai kesempatan sebagai individu dan kelompok untuk mempunyai saham penanam pohon yang suatu saat akan mendapatkan keuntungan financial yang besar dari keberhasilan penanaman pohon. (Satu pohon mampu memberikan bunga kepada penanamnya sebesar 200% setiap tahunnya namun pengambilannya dapat diambil pada akhir tahun ke 20 bandingkan penyimpanan di Bank hanya menghasilkan 10% pertahun).

Penghijauan kota akan lebih berhasil apabila diiringi dengan pengembangan peternakan dan penanaman berbagai tanaman buah-buahan, biji-bijian yang menghasilkan kehidupan baru bagi ternak, hewan maupun burung.

Jenis-jenis tanaman yang akan diprioritaskan untuk lebih didahulukan ditanam dengan beberapa alasan:

  1. Tanaman tersebut di sukai oleh manusia, burung dan hewan-hewan karena menghasilkan pangan dan bahkan sumber dasar beberapa industri.
  2. Tanaman tersebut berkontribusi terhadap penyejukan kota.
  3. Bibit tersebut dapat berbeda untuk setiap kota kerena kondisi tanah dan juga ketersediaan bibit sementara.
  4. Bibit tersebut dapat merupakan kebanggaan untuk masing-masing kota atau kota-kota tertentu karena kekhasan untuk daerah tertentu dan sifat istimewa karena itu dapat dijadikan sumber/asset yang menghidupkan ekowisata kota tertentu
  5. dls

Tanaman dibawah ini merupakan beberapa contoh dan dilapangan dapat diteruskan berdasarkan kriteria-kriteria yang tersebut diatas.

Gentum gnemon (Melinjo)

Pohon ini tegak lurus, mulai dari bawah bercabang, tingginya sampai 22m dan garis tengahnya 40cm, umumnya dibudidayakan hingga + 1200m dpl. Tetapi terutama daerah datar. Menurut Sollewijn Gelpke kayu dapat dipakai untuk pertukangan maupun kayu bakar, tetapi tidak begitu memuaskan. Kulit cabang-cabang besar yang liat setelah dipukuli, dibelah menjadi benang-benang yang kecil-kecil yang dipakai sebagai benang penangkap ikan. Benang ini sangat tahan lama dan awet.

Daun muda, perbungaan dan buah merupakan sayur yang sangat digemari. Kalau mentah memang dapat menyebabkan rasa gatal di mulut. Menurut Rumphius cabang-cabang tanaman perlu sering dipangkas agar terus menerus mendapatkan daun muda. Mungkin sekali karena keterangan tersebut menyatakan bahwa rasa gatal disebabkan oleh daun muda dan dapat membius.

Besar dan bentuk buah seperti buah eikel. Kulit buah mula-mula hijau, kemudian kalau masak warnanya berturut-turut berubah menjadi kuning, merah dan akhirnya ungu. Di bawah kulit buah terdapat lapisan yang mudah pecah. Dalam lapisan tersebut terdapat biji kering. Pada kulit berdaging dari pohon liar terdapat rambut yang kaku dan mengkilat. Di samping sebagai sayur dan kalau masak dijual sebagai bahan makanan kecil, melinjo juga mempunyai aspek ekonomi lain terutama bijinya.

Makanan kecil yang berwarna putih, ceper dan getas di Jakarta disebut sebagai kripik, kalau masih menatah emping melinjo. Bahan tersebut banyak diperdagangkan di Jakarta. Di desa Carita terdapat perlakuan khusus mengenai buah melinjo. Perlakuan tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Buah yang sudah masak dikpas kulitnya, kemudian dimasak atau memanaskannya di atas wajan.
  2. Lapisan keras kemudian dikupas, biji yang mengandung karbohidrat dan masih panas kemudian ditumbuh menjadi semacam bentuk yang ceper dan bundar.
  3. Biji tersebut ditumbuk satu persatu atau bersama-sama dan kemudian bahan tersebut dijemur, dan menjadi bahan yang siap digoreng.

Buah dan bunganya dapat merupakan makanan binatang-binatang dan menghidupkan ecosystem di dalam kota. Daunnya merupakan sumber sayur yang pupuler sehingga disukai  oleh penduduk kota dan mereka dapat memanfaatkannya.

Canangium odoratum (Kenanga)

Tumbuhan ini merupakan pohon, tinggi sampai 38m dan gemang 1m, di Jawa tumbuh dliar di bawah 1200m dari permukaan air laut, tidak pernah berkelompok tetapi sering diotemukan bersam dengan individu-individu lain dalam jumlah yang agak besar di hutan yang sama, hampir di semua desa dibudidayakan. Tumbuhan ini memiliki bunga yang harum, meskipun tidak banyak menghasilkan buah, buah yang jatuh di atas tanah jarang menghasilkan tanaman muda, tetapi di sana-sini biji disebar oleh burung jalak dan burung lainnya dengan cara mencerna daging buah dan mengeluarkan bijinya tanpa merusak biji tersebut.

Di Minahasa kulit yang digulung dapat digunakan sebagai tempat menyimpan jala-jala pemburu dan sebagainya. Selanjutnya kulit dijadikan sebagai obat, orang Sunda menjadikan kulit tersebut sebagai obat kudis dan juga dapat dijadikansebagai salep untuk obat penyakit busung air. Selain itu kenanga juga dapat digunakan sebagai obat luar pada pembesaran limfa.

Dari daun dapat diusahakan sebagai minyak atsiri, tetapi minyak tersebut belum banyak diketahui oleh masyarakat sehingga kurang popular. Ekstrak bunga yang dikeringkan di daerah Banyumas dapat digunakan sebagai obat malaria. Di samping baunya yang sangat harum, bunga kenanga tersebut dapat dicampur dengan tembakau menjadi minyak yang beraroma wangi dan penyulingannya telah dikomersialkan di daerah Serang dengan nama minyak kenanga.

Anona Muricata (Durian Belanda)

Tumbuhan ini merupakan pohon buah-buahan yang sangat terkenal, tinggi 3 sampai 6 m, secara umum dibudidayakan di datarn rendah dan di daerah pegunungan rendah. Dalam kulit tumbuhan ini ditemukan alkaloid, kalau alkaloid ini disuntikkan pada katak akan menyebabkan penyakit tetanus. Daun yang muda di Sulawesi dapat menjadi obat penyakit bisul batu agar dapat pecah.

Tanaman ini menghasilkan buah sepanjang tahun, buahnya dapat dibuat minuman alkohol melalui proses pengkhamiran. Selain hal itu, tanaman jenis ini kayunya dapat dikeringkan dengan cepat tanpa cacat yang berarti. Papan yang tipis harus ditumpuk dengan baik karena mudah mencekung. Kayu Durian Belanda dapat digunakan untuk konstruksi ringan setelah diawetkan. Selain itu baik juga untuk peti, kotak cerutu, kayu lapis dan mebel murah.

Durian Belanda ini tumbuh pada dataran rendah agak kering atau tanah yang berbatu-batu yang beriklim tropis basah dengan tipe curah hujan A dan B pada ketinggian sampai 1000 m dpl. Permudaan alam tidak banyak terdapat di dalam hutan, tetapi banyak ditanam sebagai pohon buah-buahan. Permudaan dilakukan dengan biji yang segera disemaikan di bedengan. Cara okulasi juga dapat dilakukan dengan baik. Harga Durian tersebut di pasaran juga sangat tinggi karena rasanya yang relatif enak serta banyak mengandung karbohidrat dan lemak.

Dalam penemuan terakhir  disebutkan bahwa  buah  ini dapat dijadikan  obat  untuk  mengurangi  asam urat  dls.

Anona Squamosa (Srikaya)

Tumbuhan ini merupakan perdu tegak, tinggi 2 sampai 3 m. Buah srikaya selain enak dan menyegarkan juga memiliki khasiat obat, yaitu dapat memperlancar pencernaan dan mengurangi sakit sembelit. Buah Srikaya dapat digunakan sebagai obat untuk mempersempit pembuluh darah, mematangkan bisul, mengatasi diare, dan bekas gigitan nyamuk.

Di Indonesia tanaman Srikaya sangat cocok untuk dibudidayakan pada daerah dataran rendah hingga dataran tingi + 800 m dpl, bersuhu 220 C- 280 C, dengan kelembaban udara berkisar antara 60%-80%, cukup mendapat sinar matahari (terbuka), dan curah hujan berkisar antara 500 mm-3.000 mm per tahun yang merata sepanjang tahun. Tanaman Srikaya umumnya membutuhkan iklim agak kering. Salah satu sifat tanaman Srikaya yang penting diperhatikan adalah mempunyai daya toleransi yang tinggi terhadap keadaan teduh (naungan), sehingga dapat ditanam di pekarangan. Namun meskipun demikian tetap harus mendapatkan cahaya matahari. Pembibitan tanman Srikaya juga dapat melalui 2 cara yakni secara generatif dan vegetatif.

Samanea saman (Trembesi)

Tumbuhan ini merupakan pohon yang besar dan tumbuh cepat, banyak dikenal orang, mahkota daun seperti payung dan lebar. Tanaman jenis ini anyak ditanam sebagai penaung dan sangat teduh. Daun tumbuhan ini disenangi oleh kambing dan polongnya yang tebal dan berdaging dianggap manis dan bergizi. Kayu tumbuhan ini agak baik meskipun tidak begitu awet. Perakaran yang kuat menjadikan kayun ni sangat cocok untuk dianam di tepi-tepi jalan untuk mengkonservasi tanah dan air ketika hujan turun.

Cassia siamea (Johar)

Tumbuhan ini merupakan pohon, banyak dkemal oleh masyarakt, tumbuh sangatcepat, pada umumnya tingginya mencapai 10 m - 15 m dan besar batang antara 40 cm – 50 cm. Tumbuhan ini merupakan spesies yang banyak dibudidayakan di Jawa pada ketinggian kurang dari 1000 m dpl. Banyak terdapat di sepanjang jalan karena memang sangat cocok untuk penghijauan kota. Kayunya hanya dimanfaatkan untuk kayu bakar karena sangat di samping berat juga pejal, juga lebih mudah untuk mengeluarkan asap saat dibakar.

Dapat tumbuh dalam bentang iklim lebar, tetapi tumbuh lebih baik di dataran rendah meskipun di dataran tinggi juga cukup baik. Curah hujan antara 500 mm – 2.800 mm, suhu rata-rata 200 C - 310 C, musim kering 4-8 bulan. Tumbuh baik pada ketinggian di atas 1.300 m dpl, tidak tahan suhu di bawah 100 C. Jenis tanaman ini menghendaki tanah lembab, drainase baik, subur, pH 5.5-7.5.

Tanaman ini juga dapat tumbuh pada lahan yang kritis, tidak subur tetapi tidak dianjurkan karena jenis tanaman ini tidak dapat memperbaiki nitrogen. Perakaran tidak cukup dalam, tetapi relatif mampu untuk menahan laju infiltrasi, run off air hujan. Daun banyak digunakan untuk pupuk hijau dan makanan ternak, kambing dan domba. Jenis pohon ini juga sangat cocok sebagai pengendali erosi, reklamasi (bekas areal tambang), naungan, tanaman hias dan inang kayu cendana.

Tanaman jenis ini dapat berbuah sejak umur 2-3 tahun. Berbunga terutama pada musim panas tetapi di beberapa tempat berbunga banyak sepanjang tahun. Polong diperik bila sudah berwarna coklat, bisa juga dipetik setelah masak setelah polong sudah jatuh di tanah. Kemudian buah dijemur beberapa hari sampai mekar dan benih akan terlepas. Selain dengan biji tanaman ini juga dapat dikembangkan melalui pemanfaatan stumpnya.

Poinciana regia (Flamboyan)

Tumbuhan ini merupakan pohon yang sangat kuat dan besar. Sudah banyak dikenal oleh masyarakat karena banyak ditemui di sepanjang jalan-jalan sebagai tanaman perindang. Kayu tersebut juga sangat awet, tidak mudah untuk dibelah, dan tahan terhadap keadaan lembab dan serangga. Tanaman ini dapat tumbuh di dataran rendah sampai agak tinggi, tanaman ini merupakan jenis tanaman yang cocok untuk penghijauan karena tajuknya yang besar dan rindang.

Averrhoa bilimbi (Belimbing wulung)

Pohon dengan tinggi sekitar 10 m umumnya dibudidayakan karena buahnya atau banyak juga yang tumbuh liar. Manfaat tumbuhan ini adalah cairan yang diperoleh dari gerusan belimbing wulung tersebut dapat digunakan obat luar ataupun obat minum terhadap demam. Rebusan daunnya juga dapat digunakan untuk penyakit peradangan usus besar. Tangkai-tangkai daunnya yang masih muda dengan bawang merah juga dapat dimanfaatkan untuk gondongen dan reumatik. Tanaman ini mempunyai perakaran yang tidak terlalu dalam, tetapi cukup kuat. Dapat dikembangkan dengan generatif maupun vegetatif.

Swietenia macrophylla (Mahoni)

Tanaman jenis ini sangat cocok untuk merehabilitasi daerah yang kritis dan gersang. Tajuknya yang berbentuk piramida cukup meluluskan sinar matahari ke jalan untuk mengeringkannya, tetapi karena rindangnya tajuk maka tanaman inipun sangat cocok sebagai peneduh jalan. Jenis tersebut tumbuh pada zona lembab, menyebar luas secara alami atau dibudidayakan.

Kayu mahoni ini termasuk bahan mebel yang bernilai tinggi karena dekoratif dan mudah dalam pengerjaannya. Tanaman ini sering ditanam pada areal yang luas sebagai tanaman dalam program penghijauan dan rehabilitasi lahan. Dalam sistem agroforestry digunakan sebagai tanaman naungan atau kayu bakar.

Pohon mahoni tersebut selalu hijau dengan tinggi antara 30-35 cm. Kulit berwarna abu-abu dam halus ketika masih muda, berubah menjadi coklat tua, menggelembung dan mengelupas setelah tua. Daun bertandan dan menyirip yang panjangnya berkisar 35-50 cm, tersusun bergantian, halus berpasangan, 4-6 pasang daun, panjangnya berkisar 9-18 cm.

Adapun mahoni banyak dikembangkan dan budidayakan secara generatif. Penyerbukan dilakukan ole serangga. Masa berbunga dan berbuah terjadi setiap tahun mulai umur 10-15 tahun tetapi pembentukan buah akan menurun apabila polinator berkurang. Waktu yang lama dalam pembentukan buah memungkinkan untuk menaksir hasil setiap bulan sebelum pemungutan hasil. Biasanya pembungaan terjadi ketika pohon menggugurkan daun atau pada saat daun baru mulai muncul sesaat sebelum musim penghujan.

Tanaman ini  mempunyai  nilai ekonomi  yang tinggi  sehingga  apabila  pemda  memerlukan  maka  dapat  ditebang dan ditanam  asal dengan teratur dan tidak meninggalkan  prinsip bahwa  kota tetap sejuk  sehingga menanam jauh lebih banyak daripada menebangnya dan setiap aktifitas menebang  tidak  boleh menyebabkan kegersangan  kota .

Mangifera indica (Mangga)

Mangga merupakan pohon buah yang sangat terkenal, dalam banyak varietas ia dibudidayakan di seluruh nusantara. Di Jawa mangga sangat umum terdapat pada ketinggian + 1200 m dpl. Mangga yang ditanam dengan biji biasanya dapat berbuah pada umur + 6 tahun, dan pohon tersebut dapat berumur sampai 50 tahun. Cara yang sangat dianjurkan untuk mengembangkan mangga adalah sengan enten atau dapat pula dengan okulasi.

Kayu mangga memang tidak dapat dikerjakan terlalu banyak karena mengandung cairan dan getas, sehingga cabang-cabangnya yang besarpun tidak dapat diandalkan. Mangga selain buahnya langsung dapat dimakan dan dimafaatkan untuk bahan makanan lainnya, kulit batangnya juga dapat dimanfatkan sebagai obat peradangan pada daerah kuku dan kaki kuda.

Mangga merupakan jenis yang baik untuk dibudidayakan, sangat berubah-ubah, terutama bentuk dan sifat-sifat buahnya. Anehnya, kecuali beberapa jenis yang tersebar di seluruh Jawa kebanyakan mangga tersebut tumbuh terbatas di suatu daerah, dimana mereka tumbuh menguasai, dan ternyata di luar daerah itu tidak dapat tumbuh atau menurun kualitasnya.

Buah mangga  ini dapat  dimanfaatkan untuk para  pejalan kaki, wisatawan di kota, para   penganggur  yang  kurang  vitamin  disepanjang jalan maupun sifat  ekonomi tingginya  yang  dapat  menghasilkan  kenaikan  PAD  serta menarik  wisatawan .

Ceiba Pentandra (Kapuk)

Pohon ini sudah sangat terkenal di masyarakat, dan dapat tumbuh di seluruh daerah tropis di dunia. Tanaman ii biasanya banyak ditemui di kebun-kebun yang teratur, tingginya lebih dari 20 m dan besar batangnya lebih dari 50 cm. Untuk dapat berporduksi besar maka pohon tersebut menghendaki tanah yang cukup subur, dalam dan gembur. Tanah vulkanik yang tembus air ataupun tnah endapan berpori adalah yang paling cocok, akan tetapi pohon kapuk ini maih dapat tumbuh juga pada tanah-tanah lempung liat dan margalit.

Ceiba pentandra memerlukan iklim tropis dengan curah hujan yang tidak terlalu banyak serta musim kering yang cukup kuat. Suatu curah hujan sebesar 1500 – 3000 mm adalah yang terbaik bagi pertumbuhannya. Pohon ini merupakan suasana yang serasi pada daerah pesisir utara Jawa Tengah dan Jawa Timurdi bawah ketinggian 1000 m di atas permukaan air laut. Daerah pantai selatan pada umumnya terllu lembab bagi tanaman tersebut.

Pada ketinggian yang lebih besar dan di dalam iklim yang banyak hujannya, pohon kapuk masih dapat tumbuh subur serta dapat menjadi lebih tinggi pula, akan tetapi hasil panennya menjadi tidak tetap. Pembiakan daripada tanaman ini dapat memalui penyetekan atau bijinya. Tanaman ini juga dapat tumbuh pada berbagai macam jenis tanah, dari tanah berpasir sampai tanah liat berdrainase baik. Menghendaki tanah aluvial, sedikit asam sampai netral. Tanaman jenis ini juga dapat hidup pada daerah kering dan temperatur di bawah 0 dlam jangka pendek saja.

Kegunaan daripada tanaman ini banyak, selain menghasilkan serat, daun juga untuk makanan ternak, minyak bijinya juga digunakan untuk industri. Pohon ini juga dapat sebagai inang lebah madu, pencegah erosi dan perlindungan daerah aliran sungai. Pada agroforestry tumbuh bersama kopi, coklat di Jawa sebagai penyangga tanaman lada. Penyerbukan dibantu oleh burun, kelelawar dan tawon. Bila buah sudah berwarna coklat tua, dapat dipungut dari bawah atau dipetik dari pohon dengan galah berkait.

Durio zibethinus (Durian)

Pohon ini merupakan pohon buah, tingginya sampai 30 m dan tumbuh liar atau menjalang di seluruh Jawa, terutama di daerah pegunungan-pegunungan rendah atau di dataran rendah, banyak ditanam orang di bawah ketinggian 1000 m dpl. Pembiakannya dapat dengan biji dan pada umur 10-15 tahun sudah dapat berbuah. Akarnya dapat dimanfaatkan sebagai obat untuk demam dengan cara diseduh air.

Di Jawa Barat kayu durian banyak dimanfaatkan untuk perabot rumah tangga murah dan murah, namun tidak begitu awet. Karena kayu durian memiliki urat yang panjang lurus dan padat seratnya, di Bogor jenis kayu ini banyak dimanfaatkan sebagai bahan bangunan rumah bagian dalam, dan bahan baku lainnya. Sementara itu daun durian juga sangat baik setelah dilumatkan deringu sebagai obat cantengan.

Buahnya yang masak akan tanggal sendiri dan jika diinjak akan merekah menjadi lima bagian; buah yang dipetik, dan diperam selama beberapa waktu, akan menjadi berair dan kurang manis.

Buahnya sangat  mahal  di Jepang  yakni   10.000  yen atau  setara  dengan  Rp 700.000 

Carica papaya (Pepaya)

Pohon  tidak  berkayu  dan  tetapi  seperti pohon, sangat terkenal di masyarakat, dapat tumbuh dengan sangat cepat, pada bulan ke 5-6 sudah dapat berbuah, dengan demikian tanaman ini kecepatan berbuahnya melebihi pisang. Tanaman ini dapat tumbuh subur pada berbagai tipe daerah dengan tidak terlalu tergantung pada kondisi kandungan unsur haranya.

Selain buahnya yang banyak mengandung vitamin, daunnya juga dapat dimanfaatkan untuk sayuran yang banyak mengandung protein serta vitamin. Selain itu daunnya juga dapat merangsang gairah makan pada anak-anak, dengan cara mengambil bahan mentahnya dan menumbuknya setelah itu diberikan pada anak-anak.

Manfaat buah dan daunnya juga sangat banyak, selain itu ternyata getahnya juga mempunyai manfaat yakni untuk obat pada luka bakar, dan sekaligus dapat dioleskan untuk obat jerawat. Biji pepaya yang ditumbuk, dicampur dengan cuka, dipakai untuk menggosok badan sebagai obat peluruh keringat pada demam karena masuk angin atau pilek. Selain itu biji tersebut juga dapat digunakan untuk obat pemberantas cacing.

Sudah anyak diketahui bahwa pepaya adalah jenis tumbuhan yang berumah dua. Pada pohon jantan kadang-kadang ditemukan bunga yang mempunyai bakal buah yang sedikit banyak berkembang biak, yang setelah terjadi pembuahan itu konon dapat tumbuh menjadi buah berbiji yang dapat berkecambah.

Burung-burung sangat suka makan buah  dan bijinya sehingga  sangat baik  untuk mengembalikan  habitat  burung diperkotaan  selain  sangat  bermanfaat  untuk dipergunakan  sebagai sumber penghidupan sehari-sehari . Di perkotaan tanaman ini dapt  di tanam  disepanjang sungai  dan  juga di tempat-tempat  ramai  untuk supply  penduduk  kota  , ibu-ibu di dapur  , disepanjang  jalan  yang sempit  tetapi dekat dengan restorant  dan  disepanjang tempat –tempat terbuka.

Eugenia aquea (Jambu air)

Pohon ini termasuk pohon buah dan sangat terkenal karena banyak dikembangkan oleh masyarakat. Jambu air ini sering tumbuh di depan rumah, pekarangan dan pinggir-pinggir jalan kampung. Selain mempunyai manfaat sebagai penghasil buah yang bervitamin, jenis ini juga sering dimanfaatkan sebagi peneduh halaman bagi rumah-rumah yang ada di tepi jalan.

Eugenia grandis (Jambu air laut)

Termasuk pohon buah, dapat mencapai tinggi 600 kaki daun garis tengah 2 kaki, lazim tumbuh liar dekat laut dan di Singapura di tanam di tepi jalan. Ini sangat berguna sebagai tirai kebakaran, karena ia tidak terbakar dan kerugian karena api cepat pulihnya; jalur yang ditanam rapat dari sekitar 20 kaki lebarnya hampir selalu akan menahan kebakaran rumput dan perdu.

Selain itu bahan kayunya juga dapat dimanfaatkan untuk bangunan dan membuat kapal.

Manilkara kauki (sawo kecik)

Pohon ini agak rendah tetapi sangat hijau dan rindang. Pohon tersebut selalu rindang saat musim kemarau sekalipun. Tanaman jenis ini sangat sering dijumpai di depan rumah-rumah dinas, tepi-tepi jalan, dan beberap tempat penting yang ada di perkotaan. Jenis ini relatif mudah untuk dikembangkan karena tidak terlalu membutuhkan banyak input hara, di samping itu dapat tumbuh pada banyak tipe tanah.

Selain buahnya enak dimakan dan bervitamin, Sawo Kecik juga dapat dimanfaatkan untuk mendatangkan burung-burung karena hewan tersebut sangat suka buah Sawo sehingga akan berlama-lama hinggap di pepohonan tersebut.   

Anacardium occidentale (Jambu Mete)

Jenis tanaman buah ini tumbuh pada daerah agak hangat, lembaba, dan ketinggian 0-1.200 m, curah hujan tahunan 500-3.500 mm dan suhu rata-rata 200 C - 350 C. Tanaman ini tumbuh baik pada daerah yang berhujan banyak, dan distribusi hujan baik dan merata. Hujan yang berlebihan pada saat berbunga dapat berpengaruh nyata terhadap penurunan produksi buah dan buah memerlukan musim panas untuk masak.

Tanaman ini memerlukan tanah ringan dan subur, tetapi dapat tumbuh baik dalam bentang tanah yang luas, memerlukan cahaya. Tanaman ini termasuk jenis tanaman yang cepat tumbuh, tahan kekeringan, dan sengaja ditanam untuk diambil bijinya., sehingga sangat cocok untuk agroforestry, rehbilitasi lahan, dan penghutanan lahan kritis.

Kayu jenis ini digunakan untuk kayu bakar, arang, dan walaupun bukan jenis penghasil kayu tapi cukup keras dengan kerapatan 500kg/cm dan bisa untuk konstruksi ringan. Buah sangat bisa dimakan dan mengandung vitamin C sangat tinggi. Minyak bijinya bernilai komersial, semua bagian batang juga dapat digunakan sebagai obat. Dapat dikembangkan melalui pemanfaatan bijinya setelah dijemur dan direndam air kemudian dapat segera di tabur di media.

Oleh : Prof  Dr Ir  Suhardi  MSc

Fak Kehutanan UGM

Artikel Terkait

Lihat Selengkapnya

Komentar

© Majelis Linkungan Hidup Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2018