#

Sukabumi—lingkunganmu.com—Aisyiyah merupakan organisasi otonom untuk perempuan dari Persyarikatan Muhammadiyah, berbasis gerakan Islam, dakwah Amar Ma’ruf Nahi Munkar dan tajdid berasas Islam serta bersumber kepada Al Qur’an dan As Sunnah senantiasa merealisasikan kegiatan-kegiatannya. Seiring waktu, gerakan Aisyiyah terus berkembang dan memberikan manfaat bagi usaha peningkatan dan kemajuan harkat serta martabat perempuan di Indonesia. Hasil yang bisa dilihat secara nyata adalah wujud amal usaha Aisyiyah berupa 4560 taman kanak – kanak, sekolah dasar dan perguruan tinggi. Aisyiyah juga memiliki banyak cabang usaha yang bergerak di berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, kesejahteraan sosial, ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.

Menurut Amelia, Sekretaris PDA Kota Sukabumi “PD Aisyiyah Kota Sukabumi telah banyak merealisasikan program kerjanya bahkan ada serangkaian kegiatan yang disatukan yakni Gerakan Aisyiyah Cita Lingkungan dimana kegiatan meliputi; hindari pemakaian sedotan plastik, gerakan membawa botol minuman, bawa kantong belanja, membeli makanan dengan menggunakan wadah sendiri (mangkok, misting), pilah sampah organik dan anorganik agar bermanfaat, manfaatkan sampah plastik, hindari pembalut dan diapers sekali pakai, jangan membakar sampah plastik”.

Selanjutnya Amel yang juga Dekan Faperta UM Sukabumi ini menegaskan bahwa “  Gerakan Aisyiyah Cinta Lingkungan ini dikolaborasikan dengan Program Desa Sehat QoryahbThoyyibah Aisyiyah yang telah di-launching pada tanggal 18 November 2019, oleh Walikota Sukabumi. Program Desa Sehat Qoryah Thoyyibah Aisyiyah (DSQTA) merupakan program lintas majelis di Aisyiyah dimana kegiatannya seperti penyuluhan dan peeriksaan gratis dan santunan untuk dhuafa”, tandasnya.

PDA Kota Sukabumi bekerjasama dengan Rumah Sakit Asy Syifa, Prodi D3 Keperawatan UM Sukabumi dan Pemerintah Kota Sukabumi akan merealisasikan program tersebut di atas melalui Pilot Project di RW 18 Kelurahan/Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi.

Muhammadiyah dan Aisyiyah beserta seluruh warga Muhammadiyah tidak boleh tinggal diam berpangku tangan. Apalagi melarikan diri dari masalah bangsa, termasuk permasalahan lingkungan yang semakin hari semakin meningkat (ddp).

Artikel Terkait

Lihat Selengkapnya

Komentar

© Majelis Linkungan Hidup Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2018