#

Sorong —lingkunganmu.com Dr. Ir. M. Nurcholis, M.Agr. Wakil Ketua Pimpinan Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah menyampaikan harapannya agar para mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sorong melestarikan dan membudayakan tanaman pangan melalui intensifikasi, ekstensifikasi dan  diversifikasi pangan, di mana pangan merupakan kebutuhan dasar utama bagi manusia yang harus dipenuhi setiap saat.

Kondisi kecukupan pangan sampai dengan saat ini misalnya, data mengenai pangan masih bersifat parsial, pola stok pangan di pelaku produksi pangan seharusnya bersifat spasial. Data pangan yang tersedia masih berupa tabular hanya dengan basis wilayah administrasi, karakteristik pelaku produksi pangan tidak hanya ditentukan olah wilayah administrasi. Belum ada sistem terpadu yang memberikan informasi stok dan suplai pangan secara spasial berbasis pola penyebaran stok dan konsumen” kata Dosen Universitas Pembangunan Nasional Yogyakarta yang menjadi Kuliah Tamu di Fakultas Pertanian UM Sorong, Jum’at (23/11/2018).

Lebih lanjut M. Nurcholis memaparkan bahwa, faktor kecukupan stok beras itu meliputi ketersediaan, masing-masing wilayah harus ada pelaku usaha yang memproduksi beras. Stabilitas produksi, diperlukan jaminan sarana dan prasarana serta teknologi untuk budidaya tanaman padi dan Aksesibilitas, ada jaminan sistem transportasi dari wilayah produksi ke konsumen. Sedangkan faktor utama kedaulatan pangan  adalah ketersediaan lahan sawah atau lahan kering berpotensi ditanami tanaman pangan di suatu wilayah, ketersediaan air, budaya pertanian produksi pangan, dan budaya konsumsi jenis bahan pangan.

Dalam akhir paparannya beliau menegaskan bahwa “Indonesia sebagai negara kepulauan mempunyai potensi wilayah beragam dalam produksi pangan untuk mencapai kedaulatan pangan. Oleh karenanya simpul pergerakan dari wilayah yang surplus pangan ke yang defisit dapat dikembangkan untuk mencapai efisiensi suplai pangan. Untuk itu, diperlukan jiwa mementingkan kedaulatan pangan daripada sekadar kepentingan beberapa kelompok yang menerima kemanfaatan serta dibutuhkan pendidikan produksi pangan di wilayah kepulauan untuk memenuhi kebutuhan pangan di wilayahnya

Harapannya seluruh komponen stakeholders (pemerintah, pengusaha, perguruan tinggi dan petani) dapat bersinergi dalam upaya nyata untuk mengembangkan potensi lahan guna mengembangkan produksi pangan di wilayah kepulauan untuk kedaulatan pangan. Hadir dalam acara Kuliah Tamu ini Dekan Fakultas Pertanian UM Sorong beserta jajarannya, Pimpinan MLH PP Muhammadiyah, Pimpinan PWM Papua Barat, Alumni, Dosen dan Mahasiswa Fakultas Pertanian UM Sorong. (ddp)

Artikel Terkait

Lihat Selengkapnya

Komentar

© Majelis Linkungan Hidup Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2018